Dalam keseharain tanpa kita sadari, sering terbesit dalam pikiran kita merasa kurang puas dengan keadaan kita saat ini, mungkin kita merasa kecewa karena apa yang kita harapkan belum sesuai dengan kenyataan yang kita terima. Kadang kala ketidakpuasan kita dengan keadaan dan kehidupan kita sekarang seringkali menjadikan kita merasa kurang bergairah dan tidak bersemangat, lesu dalam bekerja dan berkatifitas, bahkan yang paling parah bila kita mengingkari rahmat kasih sayang Allah SWT dan berburuk sangka pada-Nya. Sungguh kita termasuk orang-orang yang tidak pandai bersyukur.
Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur, Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya.
Para ulama mengemukakan tiga cara bersyukur kepada Allah:
Pertama, bersyukur dengan hati nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam, kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang mampu menganugerahkan nikmat-Nya.
Kedua, bersyukur dengan ucapan. Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu li Allah, maka baginya 30 kebaikan.”
Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman, ”Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Aldhuha [93]: 11).
http://filsafat.kompasiana.com/2009/12/28/tiga-cara-bersyukur-bagikan/
Minggu, 31 Oktober 2010
Kamis, 28 Oktober 2010
Hidup itu Indah
Tak akan ada yang tahu siapa diri kita sesungguhnya, kecuali itu akan ditunjukkan oleh perbuatan, ucapan serta kebiasaan kita sendiri. Sahabat yang dipilih akan menyatakan siapa diri kita, begitu juga buku-buku yang dibaca, situs yang dibuka, tayangan yang ditonton, gaya berjalan, pakaian yang dikenakan dan segala bentuk pilihan lainnya dalam hidup ini itulah sesungguhnya diri kita.
Jadilah diri yang memiliki kepribadian menarik untuk menujukkan jati diri anda yang sesungguhnya di mata manusia dan di mata Tuhan.
Jadilah diri yang memiliki kepribadian menarik untuk menujukkan jati diri anda yang sesungguhnya di mata manusia dan di mata Tuhan.
Putus cinta, Bunuh diri
Siswanto (27), warga Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun serangga jenis apotas, Rabu (27/10) sekitar pukul 15.00, ’’Korban tewas bunuh diri dengan menenggak racun serangga. Penyebabnya, kemungkinan besar karena diputus cinta oleh kekasihnya,’’ kata Kades Tambirejo YR Puspitanianto, Kamis (28/10).
Warga menemukan pemuda itu tewas di teras rumah kekasihnya, Lilik Mulyani (20), warga Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh. Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan buih. Di dekat tubuh korban, ditemukan botol air mineral plastik bau racun serangga jenis apotas.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Suara Merdeka, peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada keluarganya akan pergi ke rumah Lilik. Korban meminjam motor milik adiknya menuju ke rumah Lilik.
Sesampai di rumah Lilik, korban tidak menemukan sang pacar. Sebab, dia berada di rumah kerabat. Diduga karena kalut tidak menemui korban, akhirnya Siswanto meminum racun serangga yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Polisi lalu membawa jenazah korban ke puskesmas setempat untuk diperiksa. Tim Muspika beserta petugas puskesmas menyimpulkan korban meninggal karena keracunan obat serangga. (K11-71)
Warga menemukan pemuda itu tewas di teras rumah kekasihnya, Lilik Mulyani (20), warga Desa Ngrandah, Kecamatan Toroh. Saat ditemukan, mulut korban mengeluarkan buih. Di dekat tubuh korban, ditemukan botol air mineral plastik bau racun serangga jenis apotas.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Suara Merdeka, peristiwa itu bermula ketika korban berpamitan kepada keluarganya akan pergi ke rumah Lilik. Korban meminjam motor milik adiknya menuju ke rumah Lilik.
Sesampai di rumah Lilik, korban tidak menemukan sang pacar. Sebab, dia berada di rumah kerabat. Diduga karena kalut tidak menemui korban, akhirnya Siswanto meminum racun serangga yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Polisi lalu membawa jenazah korban ke puskesmas setempat untuk diperiksa. Tim Muspika beserta petugas puskesmas menyimpulkan korban meninggal karena keracunan obat serangga. (K11-71)
Senin, 25 Oktober 2010
Tips Agar Hidup Terasa Indah
10 HAL UNTUK HIDUP INDAH
Bersyukur
Tak ada yang lebih indah daripada kata hidup. Berterima kasihlah bahwa
Allah telah memberikan hidup pada kita. Karena hidup kita bisa menikmati
seluruh alam yang indah tak terperikan ini. Mari jadikan hidup penuh
syukur.
Cinta
Hiduplah dengan cinta. Eit, tunggu dulu, jangan terlalu sempit
berpikirnya. Bukan cinta dalam arti memadu asmara lho. Mencintai hidup,
mencintai sesama dan seluruh alam semesta akan membuat hidup kita terasa
lebih hangat dan indah luar biasa. Nggak percaya? Coba deh.
Respect
Memberi dan menerima, sudah menjadi hal yang semestinya kita lakukan
dalam
kehidupan. Salah satunya adalah memberikan rasa hormat kita pada orang
lain. Anggaplah orang lain sama pentingnya dengan dirimu. Membuat orang
senang itu menyenangkan, let's get do it.
Bahagia
Kata orang bahagia itu relatif sekali, tapi punya tanda minimal, yakni
senyum. Orang yang berbahagia, selalu menunjukkan senyumnya yang paling
manis. Gimana kalau mulai sekarang kita membuat hidup lebih bahagia
dengan
senyum ceria. Bukankah senyum pada saudara adalah ibadah.
Forgivenees
Banyak orang yang stres, gara-gara ia tak bisa memaafkan dirinya sendiri
dan orang lain. Hidupnya penuh dengan kemarahan, yang akhirnya membuat
ia
tertekan. Padahal jadi seorang pemaaf lebih menyenangkan.
Berbagi
Salah satu cara membuat hidup itu tidak sepi adalah dengan berbagi.
Berbagi apa saja, curhat sama teman, berbagi kasih sayang dengan anak
yatim atau yang lainnya. Manusia punya dua kebutuhan yang sangat
mendasar.
Di satu sisi ia senang menerima, tapi di tempat lain, entah di mana, ia
pasti butuh memberi.
Kejujuran
Hidup tanpa kejujuran seperti seorang pelayan yang selalu menambal jala
sebelum terjun kelautan. Jujur mampu membuat hidup kita lebih ringan,
tak
ada beban untuk menutupi kebohongan yang kita lakukan.
Ketulusan
Jika kejujuran membuat hidup kita lebih ringan, ketulusan membuat hidup
kita lebih mantap. Tak ada perbuatan yang sukses jika tidak dikerjakan
dengan ketulusan.
Kepekaan
Satu keajaiban yang diberikan Allah pada kita adalah hati. Dengan hati
manusia bisa merasakan sedih dan senang, dengan hati manusia bisa
memilih
kebenaran. Sekarang tinggal bagaimana kita menjaga, hati kita tetap
peka.
Pada kebenaran, pada kemanusiaan dan kebaikan.
Kedamaian
Jika semua resep bisa kita lakukan, anugerah paling sempurna dalam hidup
ini akan kita terima. Anugerah itu adalah kedamaian. Damai adalah sebuah
hal yang sangat mahal, tak jarang untuk meriah kedamaian manusia mesti
berperang. Jika kita sudah memilikinya, mari kita jaga.
http://forum.kafegaul.com/archive/index.php/t-8114.html
Bersyukur
Tak ada yang lebih indah daripada kata hidup. Berterima kasihlah bahwa
Allah telah memberikan hidup pada kita. Karena hidup kita bisa menikmati
seluruh alam yang indah tak terperikan ini. Mari jadikan hidup penuh
syukur.
Cinta
Hiduplah dengan cinta. Eit, tunggu dulu, jangan terlalu sempit
berpikirnya. Bukan cinta dalam arti memadu asmara lho. Mencintai hidup,
mencintai sesama dan seluruh alam semesta akan membuat hidup kita terasa
lebih hangat dan indah luar biasa. Nggak percaya? Coba deh.
Respect
Memberi dan menerima, sudah menjadi hal yang semestinya kita lakukan
dalam
kehidupan. Salah satunya adalah memberikan rasa hormat kita pada orang
lain. Anggaplah orang lain sama pentingnya dengan dirimu. Membuat orang
senang itu menyenangkan, let's get do it.
Bahagia
Kata orang bahagia itu relatif sekali, tapi punya tanda minimal, yakni
senyum. Orang yang berbahagia, selalu menunjukkan senyumnya yang paling
manis. Gimana kalau mulai sekarang kita membuat hidup lebih bahagia
dengan
senyum ceria. Bukankah senyum pada saudara adalah ibadah.
Forgivenees
Banyak orang yang stres, gara-gara ia tak bisa memaafkan dirinya sendiri
dan orang lain. Hidupnya penuh dengan kemarahan, yang akhirnya membuat
ia
tertekan. Padahal jadi seorang pemaaf lebih menyenangkan.
Berbagi
Salah satu cara membuat hidup itu tidak sepi adalah dengan berbagi.
Berbagi apa saja, curhat sama teman, berbagi kasih sayang dengan anak
yatim atau yang lainnya. Manusia punya dua kebutuhan yang sangat
mendasar.
Di satu sisi ia senang menerima, tapi di tempat lain, entah di mana, ia
pasti butuh memberi.
Kejujuran
Hidup tanpa kejujuran seperti seorang pelayan yang selalu menambal jala
sebelum terjun kelautan. Jujur mampu membuat hidup kita lebih ringan,
tak
ada beban untuk menutupi kebohongan yang kita lakukan.
Ketulusan
Jika kejujuran membuat hidup kita lebih ringan, ketulusan membuat hidup
kita lebih mantap. Tak ada perbuatan yang sukses jika tidak dikerjakan
dengan ketulusan.
Kepekaan
Satu keajaiban yang diberikan Allah pada kita adalah hati. Dengan hati
manusia bisa merasakan sedih dan senang, dengan hati manusia bisa
memilih
kebenaran. Sekarang tinggal bagaimana kita menjaga, hati kita tetap
peka.
Pada kebenaran, pada kemanusiaan dan kebaikan.
Kedamaian
Jika semua resep bisa kita lakukan, anugerah paling sempurna dalam hidup
ini akan kita terima. Anugerah itu adalah kedamaian. Damai adalah sebuah
hal yang sangat mahal, tak jarang untuk meriah kedamaian manusia mesti
berperang. Jika kita sudah memilikinya, mari kita jaga.
http://forum.kafegaul.com/archive/index.php/t-8114.html
Langganan:
Komentar (Atom)